Populernya BPJS kesehatan dalam kampanye Pilkada.
Hampir semua kandidat selalu mengumandangkan pelayanan BPJS sebagai umpan dalam meraih simpatisan masyarakat, sekalipun mengesamping- kan kualitas pelayanan ditubuh BPJS kesehatan.

Perawatan kesehatan fisik memang sangat dibutuh- kan oleh seluruh lapisan masyarakat entah itu tua, muda,kaya dan miskin tetap akan menghadapi ujian kesehatan, sehingga semua lapisan masyarakat sangat mendambakan pelayanan kesehatan yang baik.

BPJS kesehatan salah satu produk yang selalu menarik bagi pasangan kepala daerah. Padahal disatu sisi akses bagi pelayanan BPJS kesehatan tidak semudah yang kita dengar seperti sering disampaikan Paslon,yaitu:
1. Program BPJS kesehatan adalah program Nasional dengan demikian siapapun kepala daerah wajib masyarakatnya mendapat pelayanan kesehatan dari BPJS.
2. Masyarakat yang sudah terlanjur terdaftar sebagai BPJS mandiri yang memiliki tunggakan pembayaran lebih 10 tahun wajib hukumnya untuk menutup tunggakan,sehingga membuat masyarakat sulit mendapatkan pelayanan BPJS kesehatan seperti dijanjikan oleh Paslon.
3. Tidak semua pelayanan BPJS dapat berjalan dengan baik yang diakibatkan oleh berbagai faktor.
4. Kebanyakan masyarakat yang terisolir dari akses kendaraan sehingga layanan BPJS kesehatan tidak semua berjalan dengan baik.
Dengan demikian pemerintah daerah perlu memikirkan masalah yang dialami oleh masyarakat ketimbang janji – janji yang tidak sejalan dengan apa yang dialami masyarakat disetiap wilayahnya,agar tidak menjadi kampanye olok-olokan.
<Red/Yanto>
