Tana Toraja Sul-sel,Media Adipati Nusantara – Masyarakat Lembang Bau kecamatan Bittuang kabupaten Tana Toraja Sul-sel mempertanyakan program Bumdes yang dikelola oleh pengurus setempat, pasalnya setelah ada alokasi dana tersebut dari tahun 2021 sampai tahun ini tidak ada realisasi yang bisa di lihat oleh masyarakat setempat baik bentuk kegiatannya maupun kondisi keuangannya.
Pada hal sudah hampir 4 tahun berjalan. Ironisnya pengurus Bumdes dilembang Bau tersebut dikelola oleh Alexander Palullungan saudara Kepala Lembang (Desa) Kecamatan Bittuang Kabupaten Tana Toraja Sul-sel dan hingga saat ini tidak ada perkembangan dan pelaporan setiap tahun sehingga masyarakat wajib mengetahui seperti apa usaha badan milik desa di Lembang tersebut.
Masyarakat Lembang yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan kami sangat bingung ketika kami mempertanyakan program Bumdes tidak ada jawaban bahkan realisasi anggaran yang sudah dianggarkan dalam satu wadah Badan Usaha Milik Desa tersebut.
Jadi kami tidak tahu apa usahanya.bahkan beberapa anggota BPL ikut mempertanyakan bahkan akan menuntut terkait penganggaran yang tidak jelas tersebut. Disisi lain kemendes PDT akan memaksimalkan peran badan usaha milik desa (BUMDES) Untuk menyiapkan bahan baku lewat pembentukan desa tematik Kedepan sesuai arahan kemendes PDT yang juga merupakan laporannya ke Presiden Prabowo Subianto beberapa waktu yang lalu.
Begitu juga dengan Pemendesa no 2 tahun 2024, sekurang kurangnya 20 persen dari total Dana desa akan digunakan dalam ketahanan pangan ujar Yandri dalam rilis pers dikompas Sabtu (18/1/2025).
<Red/Yanto>
