Calon Gubernur Maluku Utara (Malut) Benny Laos meninggal dunia usai speedboat atau kapal yang ditumpanginya terbakar di Pelabuhan regional Bobong, Pulau Taliabu. Selama hidupnya, Benny dikenang sebagai sosok pejuang dan cagub Malut terkuat dalam survei.
Adapun insiden yang menimpa Benny ini terjadi di Desa Kawalo, Kecamatan Taliabu Barat, Sabtu (12/10) siang. Speedboat yang ditumpangi Benny meledak saat hendak melakukan kampanye.
“Benar telah dinyatakan MD (meninggal dunia),” ujar Kabid Humas Polda Maluku Utara Kombes Bambang Suharyono dilansir detikSulsel, Sabtu 12 Oktober 2024.
(Dilansir dari Detik News)
Ia berada di atas speedboat yang meledak saat mengisi bahan bakar di Pelabuhan Bobong, Pulau Taliabu. Kejadian tersebut menewaskan beberapa orang, termasuk Benny Laos, dan melukai istrinya, Sherly Tjoanda, yang kini dalam perawatan medis.
Benny Laos, yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Bupati Pulau Morotai (2017-2022), dikenal karena dedikasinya untuk pembangunan di Maluku Utara. Ia dan pasangannya, Sarbin Sehe, menjadi pasangan dengan elektabilitas tertinggi dalam survei terbaru untuk Pilkada Malut, memperoleh dukungan 40,8% suara.
(Dilansir dari Detik.com)
Tragedi ini menjadi pukulan besar bagi keluarga, sahabat, dan masyarakat Maluku Utara, yang mengenang Benny sebagai sosok pemimpin penuh semangat dan berdedikasi tinggi.
(Dilansir dari Viva.co.id RMOL.id
Demikianlah informasi mengenai peristiwa berpulangnya cagub Malut Benny Laos dalam insiden Speedboad meledak.
<Red/Seska Kaligis>
