Tana Toraja Sulsel , Media Adipati Nusantara – Tana Toraja kembali dihebohkan dengan kasus bunuh diri, yang terjadi pada hari Jumat 10 Oktober 2025 di Bittuang Kel.Bittuang kecamatan bittuang kabupaten Tana Toraja.
Kasus bunuh diri dikagetkan oleh warga setempat karena menurut informasi bahwa cara bunuh diri dengan menusukkan pisau ke tubuhnya sebanyak enam kali.
Bahkan menurut warga setempat bahwa seorang suami yang beranak 6 orang ini.
Petugas yang terdiri dari anggota polres Tana Toraja,Napis dan tim kesehatan telah turun ke lokasi dan mengatakan kasus ini sangat nekat dengan cara yang dilakukan.
Dari kasus bunuh diri ini adalah Individualisme di era kapitalis ini telah menumbuhsuburkan kerentanan mental masyarakat. Masyarakat yang rapuh, mudah putus asa, mudah menyerah terhadap keadaan, perasaan sepi ditengah hiruk pikuknya dunia. Fakta ego tinggi yang menghantarkan pada lemahnya mental masyarakat, bertentangan dengan posisi manusia sebagai makhluk sosial.
Manusia adalah makhluk sosial (homo socius) karena tidak bisa hidup sendiri dan selalu membutuhkan interaksi serta hubungan dengan manusia lainnya untuk memenuhi kebutuhan, berkembang, bersosialisasi, membentuk komunitas dan lain-lain. Konsep ini menjelaskan bahwa individu bergantung pada orang lain, saling membutuhkan, dan hidup dalam kelompok yang memiliki kesadaran dan interaksi bersama.
<Red/Yanto>
