Pasar merupakan tempat pertemuan antara penjual maupun pembeli dan tentunya menjadikan pasar tempat yang ramai. Namun yang terjadi di pasar Ulusatu berbeda,karena kondisi pasar ulusalu
yang dulunya sangat ramai oleh pengunjung dan juga penjual kini mengalami penurunan drastis,hampir setiap waktu dihari pasar yang sesuai jadwal pasar tradisional yaitu sekali dalam seminggu hilang pengunjung,entah penyebabnya seperti apa ,namun yang pasti bahwa pasar ini mulai ke hilangan pengunjung setelah pemerintah menutupnya oleh karena covid19.

Hingga kini sesuai pantauan Media Adipati Nusantara, hampir sepi pengunjung bahkan penjual tidak sampai 10 org yang bertahan,itupun hanya satu sudut yang ramai pengunjungnya yaitu tukang service parang atau pisau yang disebut pande,
Pasar ini kami hanya bertahan karena kalau dirumah kita juga tidak ada kegiatan jadi ya sebagai hiburan juga sekaligus menanti siapa tahu ada orang lewat membeli satu dua biji jualan saya,tutur Arman salah satu penjual barang2 campuran.

Kemerosotan pasar ini juga diakibatkan karena tidak adanya sosialisasi dari pemerintah terhadap kapan waktunya pasar sehingga masyarakat sudah lupa hari pasar disini,ujar salah satu pengunjung yang tidak mau disebut namanya,pada hal pasar ini berada pada ibukota saluputti,kec.saluputti kabupaten Tana Toraja.

Harapan dari masyarakat yang merupakan penjual atau yang menjajakan dagangannya di pasar ini
Semoga yaitu kedepan pemerintah yang terkait dapat menghidupkan kembali pasar ini sehingga dapat menjadi tempat transaksi masyarakat disekitarnya dan kembali ramai pengunjung.
<Red/Yanto>
