Organisasi Satria Adipati Nusantara sementara mengepakkan sayapnya keudara menggapai harapan yang ada dan salah satunya yaitu dengan adanya program yang nantinya akan menjadi pilot project dari suatu tempat.
Dan pada tanggal 28 September 2024, Organisasi Satria Adipati Nusantara mengadakan sosialisasi terkait project yang akan dilakukan dan saat ini wilayah yag akan menjadi project awal yaitu Kelurahan Desa Cikarugeman,Kecamatan Setu Bekasi.
Ketum organisasi SAN Morris Langelo sudah sedikit memberikan penjelasan ke ketua DPD JaBar Drs. Najemudin dan kemudian ketua DPD JaBar meneruskan info tersebut ke kades dan akhirnya acara sosialisasi bisa terlaksana karena kades menanggapi positif hal tersebut, karena acara ini sebelumnya sudah didiskusikan dengan Kades desa tersebut yaitu Markum Hidayat.

Acara sosialisasi dihadiri oleh pengurus-pengurus DPC Bekasi organisasi SAN beserta masyarakat yang ada.
Mungkin kita belum mengetahui bahwa program ini begitu luar biasa karena kita tahu bersama bahwa Indonesia memiliki kekayaan alam dan potensi agraris yang melimpah, namun banyak petani, peternak, dan pedagang masih mengalami kesulitan dalam mengakses teknologi modern dan pasar yang lebih luas.

Teknologi aquaponik menawarkan solusi yang efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian serta perikanan.
Untuk mendukung distribusi dan pemasaran hasil panen, Organisasi Masyarakat Satria Adipati Nusantara (SAN) meluncurkan AGROTEC Nusantara Sejahtera. Program ini mengintegrasikan teknologi aquaponik dengan sistem pemasaran digital yang terhubung melalui aplikasi ANTARAS, dengan skema modal harian untuk pedagang, dan pembelian hasil panen langsung dari petani serta peternak binaan.
Dan tentunya prigram ini seperti apa sebelumnya dijelaskan bahwa Nama Programnya yaitu AGROTEC Nusantara Sejahtera (ANTARAS) dan
Bentuk program Platform Pembinaan, Pendampingan, Penyaluran, dan Pemasaran Hasil Panen berbasis Teknologi Aquaponik.Berdasarkan hal-hal diatas nantinya akan segera di lakukan.
<Red/Seska Kaligis>
