Jakarta – Tawuran antar warga kembali terjadi di kawasan Jalan I Gusti Ngurah Rai, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Minggu malam (10/11). Bentrokan yang melibatkan puluhan warga ini menyebabkan kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi, serta menimbulkan ketegangan di antara penduduk setempat. Polisi telah dikerahkan untuk mengamankan situasi dan mencegah kericuhan meluas.
Menurut saksi mata, tawuran dimulai sekitar pukul 22.00 WIB, saat dua kelompok warga terlibat adu mulut yang berujung pada bentrokan fisik. Keributan yang berlangsung cukup lama ini membuat beberapa warga setempat panik dan berusaha menjauh dari area pertikaian. Beberapa kendaraan terpaksa berhenti di tengah jalan, menunggu situasi mereda.
Dari tawuran tersebut menyebabkan terjadinya korban jiwa yaitu seorang remaja tewas saat tawuran di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jakarta Timur. Korban tewas karena tertabrak kereta yang sedang melintas saat tawuran tersebut.
“Ada satu orang anak remaja warga Kampung Jagal Kelurahan Jati, Kecamatan Pulogadung Jaktim, yang tertabrak Kereta Api, meninggal dunia,” kata Kapolsek Duren Sawit AKP Sutikno ketika dihubungi, Minggu (10/11/2024).
Kejadian tawuran itu terjadi pukul 07.30 WIB, pagi tadi. Tawuran terjadi antar sesama warga. “Antara warga Jagal, Kelurahan Jati, Kecamatan Pulogadung, Jaktim dengan anak-anak remaja warga Cipinang Muara Kelurahan Cipinang Muara, Kecamatan Jatinegara Jaktim campur anak-anak Jalan Pertanian Klender Jaktim,” kata dia.
“TKP Jl. I Gusti Ngurah Rai , Kelurahan Cipinang Muara Kecamatan Jatinegara Jaktim (seberang jembatan kebon singkong, Duren Sawit Jaktim),” tambahnya. Sutikno mengatakan tawuran itu dapat dibubarkan. Kini kondisinya aman dan kondusif.
(Dilansir dari detiknews)
Akibat kejadian ini, warga sekitar berharap agar pihak kepolisian dapat melakukan patroli rutin, terutama pada malam hari, untuk mencegah tawuran terulang. Sementara itu, beberapa tokoh masyarakat setempat berencana mengadakan pertemuan warga untuk meredam ketegangan dan menciptakan suasana yang lebih kondusif.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi di lokasi sudah kembali kondusif, namun aparat kepolisian masih berjaga-jaga di sekitar area untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Kejadian ini menjadi perhatian serius, dan pihak kepolisian menghimbau seluruh warga agar tidak terprovokasi serta mengutamakan dialog dalam menyelesaikan permasalahan.
<Red/Seska Kaligis>
