Media Adipati Nusantara Jakarta, 6 Desember 2024 – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menyambangi korban terdampak bencana tanah bergerak di Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Dalam kunjungannya, Wapres menyerahkan ratusan paket bantuan yang terdiri dari susu kemasan untuk anak-anak, sembako, serta perlengkapan kebersihan bagi warga di lokasi pengungsian.
Wapres juga meninjau langsung lokasi terdampak bencana di Kampung Cihonje, RT 001/RW 006, Desa Sukamaju. Beliau menyampaikan arahan kepada petugas di lapangan agar memastikan kesehatan dan kesejahteraan warga terdampak tetap terjaga selama masa tanggap darurat ini.
Di Desa Sukamaju, telah didirikan empat tenda pengungsian yang dilengkapi fasilitas dapur umum dan aliran listrik oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi dan Kementerian Sosial. Lebih dari 300 jiwa terdampak bencana ini, termasuk warga di wilayah terisolasi yang masih terus diidentifikasi oleh tim gabungan.
Sementara itu, upaya pencarian lima korban hilang akibat banjir dan longsor terus dilakukan oleh tim SAR gabungan yang dipimpin Basarnas. Para korban tersebar di sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Tegal Bulet, Geger Bitung, Pabuaran, dan Simpenan. Operasi ini melibatkan Kantor SAR Jakarta, Pos SAR Sukabumi, dan Kantor SAR Bandung.
Namun, akses medan yang sulit, termasuk jalan tertutup longsor dan cuaca yang kurang bersahabat, menjadi tantangan utama bagi tim pencari. Di Kecamatan Simpenan, misalnya, tim harus berjalan kaki sejauh 1 kilometer sambil membawa peralatan berat untuk mencapai lokasi pencarian.
Selain korban jiwa dan pengungsian, bencana ini juga menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur, termasuk jembatan penghubung antar kecamatan di Desa Sangrawa. Jembatan yang menjadi akses utama menuju destinasi wisata Geopark Ciletuh ini rusak total akibat derasnya arus sungai, mengakibatkan terputusnya jalur wisata dan aktivitas warga setempat.
Kementerian Sosial bersama BPBD dan sukarelawan terus memantau situasi, memastikan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi, serta melakukan upaya rekonstruksi infrastruktur yang terdampak. Wakil Presiden menekankan pentingnya koordinasi yang cepat dan terukur untuk meminimalkan dampak lebih lanjut.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu di wilayah Jawa Barat.
<Red/Narwan. R>
