Tator Sulsel,Media Adipati Nusantara – Terkait adanya temuan keberadaan uang palsu yang beredar disulsel membuat masyarakat didaerah ini sangat kuatir bahkan setiap terjadi transaksi selalu menempatkan waktu untuk menerawang uang tersebut.
Seperti diketahui bahwa Polda Sulsel terus menerus mengejar pelaku pengedaran uang palsu termasuk dalang dari pelaku produksi uang tersebut. Sebanyak 17 orang yang ditetapkan pihak kepolisian Sulawesi Selatan menjadi tersangka.
Dan ke 17 orang tersebut yaitu:
1. Andi’ Ibrahim dosen dan kepala perpustakaan UIN Alauddin Makassar
2. Mubin Nasir Muh Nasir 40 tahun karyawan honorer.
3. Kamarang Dg ngati bin dg nombong,48.
4. Irandy bin Muh Tahir,37 karyawan swasta.
5. Muhammad syaruna,52.swasta
6. Jhon biliater Panjaitan,68 wiraswasta
7. Santaria alias ria binti yado,60.rumah tangga
8. Sukmawati, 55.PNS guru
9. Andi Kharaenuddin,50,pegawai Bank.
10. Ilham 42 wiraswasta
11. Suardi mappeabang,54, PNS
12. Mas’ud,37,wiraswasta
13. Sadriady 52, PNS
14. Sri Wahyudi,35, wiraswasta
15. Muh.manggabarani,
40,PNS
16. Ambo ala 48, wiraswasta
17. Rahmat ,49, wiraswasta.
Andi Ibrahim ditetapkan jadi tersangka dan langsung dipecat oleh rektor UIN Alauddin Makassar prof Hamdan Johanis secara tidak hormat dalam jumpa pers kamis tgl 19/12/24 di Mapolres Gowa.
Ia mengungkapkan bahwa Dr Andi Ibrahim telah merusak nama baik kampus setelah setengah mati di bangun reputasinya” ujar prof Hamdan.
Terkait dengan beberapa tersangka,nama politisi dan pengusaha Anwar Salahuddin Sampetoding (ASS) diduga membiayai prasarana termasuk bahan baku produksi.
Ia punya peran sentral dalam kasus pabrik uang palsu tersebut di kampus UIN Alauddin Makassar, bahkan ada tiga sosok yang punya peran penting dalam kasus tersebut kata Irjen yudhiawan. Anwar Salahuddin Sampetoding adalah keluarga mantan Kadiv propam polri, Ferdi Sambo, yang juga menjadi perhatian serius masyarakat Sulsel.
Sehubungan dengan beredarnya uang palsu tersebut,di Tana Toraja juga ditemukan uang palsu dipundi Gereja Toraja saat ibadah selesai dan petugas persembahan jemaat menemukan diduga uang palsu tersebut, sehingga masyarakat sangat hati-hati dalam melakukan transaksi jual beli disulsel,
Vidio penemuan uang palsu tersebut sangat viral dibeberapa media sosial.
<Red/Yanto>
