Kelangkaan gas elpiji 3 kg

MATA-Jakarta. Belakangan ini, terjadi kelangkaan gas LPG 3 kilogram (kg) di Jakarta. Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) Jakarta, Hari Nugroho, salah satu penyebab utamanya adalah pengurangan kuota elpiji subsidi pada tahun 2025. Kuota elpiji subsidi untuk Jakarta pada 2025 ditetapkan sebesar 407.555 metrik ton (MT), lebih kecil dibandingkan dengan realisasi penyaluran elpiji pada 2024 yang mencapai 414.134 MT, terjadi pengurangan sekitar 1,6 persen.

Selain itu, kelangkaan ini juga dipengaruhi oleh adanya hari libur nasional yang menghambat distribusi gas. Misalnya, pada 1 Januari 2025, sebanyak 233.040 tabung gas disalurkan dengan menarik 50 persen dari alokasi tanggal 3 Januari.

Dampak dari kelangkaan ini dirasakan oleh warga Jakarta. Seorang warga Karang Anyar, Jakarta Pusat, Ningrum (42), mengeluhkan kelangkaan gas yang sudah berlangsung selama satu minggu. Ia terpaksa mencari gas di beberapa tempat dan bahkan harus kembali lagi ke rumah dengan tangan kosong.

Pemerintah telah menyalurkan tambahan pasokan gas pada beberapa tanggal tertentu untuk mengatasi kelangkaan ini. Namun, kelangkaan masih terjadi di beberapa lokasi. Pemerintah diharapkan dapat mengambil langkah-langkah lebih lanjut untuk memastikan distribusi gas LPG 3 kg berjalan lancar dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
(Sumber : megapolitan.kompas.com)
<Red/Seska Kaligis>

EditorMATA-SK
Author: EditorMATA-SK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian