Abrasi Ancam Warga Kuala Simbur, Puluhan Rumah Jadi Korban

Indonesia adalah negara maritim sehingga banyak ditemukan pemukiman penduduk dekat pantai. Sama seperti perkampungan tepi pantai yang biasa disebut perkampungan nelayan dan berada di desa Kuala Simbur Tanjung Jabung timur Jambi merupakan desa yang berada didekat pantai. Namun karena abrasi di perkampungan nelayan desa Kuala simbur naik terus dan mengancam keselamatan warga yang bermukim di wilayah
Pantai , sebab tiap tahun rumah warga runtuh akibat longsor sehingga warga harus
Pindah tempat

Pantai desa Kuala Simbur
Pantai desa Kuala Simbur

Dari pantauan awak mediaadipatinusantara.online
Dengan jelas rumah warga runtuh
akibat dampak abrasi dan mengancam perumahan
warga .

Dari keterangan warga setempat mengatakan
Tiap tahun rumah warga runtuh akibat
Abrasi ,bahkan puluhan rumah tiap tahunnya

ADi Kadus dusun nelayan 1 juga mengatakan
Abrasi ini mengancam perumahan nelayan warga Kuala simbur , sehingga harus pindah tempat

ADi juga berharap pemerintah pusat bisa
Bantu warga Kuala simbur kec. Muara Sabak Timur Jambi ini , kalau tidak cepat di tangani semua bisa mengancam yang bermukim di pinggir pantai ini ,sementara penghasil utama warga yaitu ikan karena berprofesi sebagai nelayan

Tiap Musrenbangdes kita usulkan agar ada
Turap pasak bumi , namun belum ada realisasi.

Pantai Kuala Simbur
Pantai Kuala Simbur.

Juhefa selaku Kuala Simbur menanggapi hal ini, diwilayah perkampungan dusun nelayan 1 dan 2, kita sudah sering usulkan turap,Pasak Bumi di musrenbangkecamatan namun belum ada realisasi , bahkan pernah buat Proposal untuk PU tanjung Jabung timur namun belum ada realisasi karna dananya cukup besar.

 

Area Pantai Kuala Simbur.
Area Pantai Kuala Simbur.

 

Saya berharap agar pemerintah pusat
dapat membantu abrasi di desa kami
Abrasinya ada dua dusun nelayan 1 dan 2
Dusun 1 sekitar 500 meter
Dusun 2 berkisaran 500 meter

Kami selaku kepala desa berharap pemerintah pusat bisa bantu kami yang tiap tahun puluhan rumah warga rusak dan warga harus pindah.mrf

<Red/Arpah>

editorMATA
Author: editorMATA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian