PLN baru saja mengumumkan bahwa tarif listrik untuk periode Oktober-Desember 2024 tetap tidak mengalami kenaikan bagi pelanggan nonsubsidi. Hal ini berlaku untuk 13 golongan pelanggan nonsubsidi PT PLN (Persero), termasuk kategori rumah tangga, bisnis kecil, dan pelanggan industri. Keputusan ini diambil meskipun ada perubahan parameter ekonomi makro, seperti kurs rupiah, harga minyak mentah Indonesia (ICP), inflasi, serta harga batu bara acuan (HBA), yang seharusnya menyebabkan kenaikan tarif.
Namun, demi menjaga daya beli masyarakat dan daya saing industri, pemerintah memutuskan untuk mempertahankan tarif listrik tanpa perubahan. Untuk golongan pelanggan bersubsidi, yang meliputi pelanggan sosial, rumah tangga miskin, bisnis kecil, dan UMKM, tarif juga tidak mengalami perubahan.
(Dilansir dari Bisnis.com
Kementerian ESDM)
Berikut daftar lengkap tarif listrik pelanggan PLN nonsubsidi Oktober-Desember 2024:
– Golongan R-1/TR daya 900 VA, Rp 1.352 per kWh. Golongan R-1/ TR daya 1.300 VA, Rp 1.444,70 per kWh.
– Golongan R-1/ TR daya 2.200 VA, Rp 1.444,70 per kWh.
– Golongan R-2/ TR daya 3.500-5.500 VA, Rp 1.699,53 per kWh.
– Golongan R-3/ TR daya 6.600 VA ke atas, Rp 1.699,53 per kWh.
– Golongan B-2/ TR daya 6.600 VA-200 kVA, Rp 1.444,70 per kWh.
– Golongan B-3/ Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA, Rp 1.114,74 per kWh.
– Golongan I-3/ TM daya di atas 200 kVA, Rp 1.114,74 per kWh.
– Golongan I-4/ Tegangan Tinggi (TT) daya 30.000 kVA ke atas, Rp 996,74 per kWh.
– Golongan P-1/ TR daya 6.600 VA-200 kVA, Rp 1.699,53 per kWh.
– Golongan P-2/ TM daya di atas 200 kVA, Rp 1.522,88 per kWh.
– Golongan P-3/ TR untuk penerangan jalan umum, Rp 1.699,53 per kWh.
– Golongan L/ TR, TM, TT, Rp 1.644,52 per kWh.
(Dilansir dari Bisniscom)
Dan dengan adanya hal-hal diatas dan tentunya tentang kebijakan ini,
maka diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan memberikan kestabilan bagi sektor usaha di tengah dinamika ekonomi global yang belum menentu. Sehinga masyarakat yang ada bisa menikmati listrik dengan baik untuk memenuhi kebutuhannya.
<Red/SesKa Kaligis>
