Tana Toraja Sul-sel Media Adipati Nusantara.
Kegiatan olahraga yang menjunjung tinggi nilai sportivitas yang dapat mempersatukan seluruh elemen bangsa untuk bebas dari kegiatan politik ternyata sangat berbeda dengan kegiatan yang ada di KONI Tana Toraja, sebagai mana dengan adanya dugaan pelanggaran pilkada Tana Toraja lewat Pekan Olahraga Pelajaran Daerah (POPDA) yang diikuti oleh seluruh utusan cabang olahraga se-Sulawesi selatan.

Seperti beberapa waktu yang lalu beberapa cabang olahraga yang dilepas oleh Pemkab Tana Toraja sangat sarat dengan kegiatan politik diTana Toraja karena menggunakan atribut kampanye. Salah satu Paslon dengan menggabungkan logo Pemkab dan sekaligus berpose dengan no. urut Paslon tertentu.
Dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan tersebut sarat dengan kepentingan politik sehingga salah satu tim kuasa hukum Jeric Rakno Talebong melaporkan ketua KONI Tana Toraja dan Kadiaspora Tana Toraja dengan nomor 011/Pl/PB/kab/27.19/XI/2024.lengkap dengan beberapa alat bukti.

Dan juga dalam kegiatan tersebut, Jeric Rakno Talebong juga melaporkan oknum kepala Lembang (kepala desa)dalam dugaan pelanggaran pilkada.
Dengan nomor 012/PL/PB/KAB /27.19/XI/2024.
Jeric Rakno Talebong mengatakan bahwa laporan ini berdasarkan desakan dari berbagai lapisan masyarakat yang sangat mengharapkan agar kegiatan olahraga yang dibiayai oleh Pemkab bebas dari intervensi politik.
<Red/Yanto>
