Media Adipati Nusantara ( MATA ) Lampung , 9 Mei 2026, Duka sangat mendalam menyelimuti Kepolisian Daerah ( Polda ) Lampung Anggota Direktorat Intelijen Keamanan ( Ditintelkam ) Polda Lampung Brigadir Supena meninggal setelah menjadi korban penembakan komplotan pencuri sepeda motor ( Curanmor ) pada Sabtu dini hari 9 Mei 2026.
Brigadir Supena menghembuskan napas terakhir akibat luka tembak yang sangat serius dibagian kepala. Kejadian terjadi saat korban memergoki dua orang pria yang mencoba membobol kunci stang sepeda motor Honda Beat milik seorang warga di Jalan ZA. Pagar Alam Kelurahan Labuhan Ratu Bandar Lampung, sebagai anggota Kepolisian Brigadir Arya Supena menegur pelaku untuk menghentikan aksinya tersebut. Namun para pelaku merespon teguran tersebut dengan tidakan bringas dimana salah satu pelaku melepaskan tembakan jarak dekat yang mengenai kepala korban, meski saat kejadian korban mengenakan helm pelindung peluru diperkirakan tembus dibagian kepala kanan hingga kebagian kiri.
Kabid Humas Polda Lampung menyampaikan bahwa jajaran Kepolisian saat ini sedang melakukan pengejaran besar – besaran terhadap pelaku ” Kami tidak akan tinggal diam, Tim gabungan telah dikerahkan untuk mengejar pelaku yang sangat berbahaya ini ” tegas pihak Kepolisian. Gugurnya Brigadir Arya Supena menjadi pengingat akan besarnya resiko yang dihadapi personil Kepolisian, apalagi dalam situasi yang tampak seperti kriminalitas jalanan, Dedikasi Brigadir Arya Supena dalam upaya menggagalkan tindak pidana meski sedang tidak dalam dinas resmi ( Diskresi ) hal ini merupakan bentuk Pengabdian Tertinggi Kepada Negara.
<Red/Syaiful Anwar>
